BEI Terima Laporan, Emiten Bakrie Group Sedang Rancang Aksi Korporasi

bakrie
Abu Rizal Bakrie – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mengaku, saat ini perseroan tengah merancang rencana aksi korporasi yang berpotensi mempengaruhi pergerakan harga saham JGLE.

Klaim tersebut disampaikan manajemen JGLE dalam surat resmi perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 15 Januari 2026. Pengakuan itu juga sekaligus sebagai tanggapan manajemen atas permintaan penjelasan dari BEI atas terjadinya volatilitas transaksi saham JGLE.

BEI mencermati adanya fluktuasi harga dan perubahan aktivitas transaksi pada saham perusahaan pemilik dan operator taman hiburan JungleLand tersebut di periode perdagangan 7-9 Januari 2026. Dalam periode tersebut, harga penutupan JGLE melonjak 30,19 persen dari Rp53 (6/1) menjadi Rp69 per saham.

Pada sisi lain, aktivitas transaksi JGLE justru mengalami penurunan, tercermin dari rata-rata volume perdagangan selama periode tersebut sebanyak 144,89 juta saham dengan frekuensi 3.111 kali transaksi. Kondisi ini lebih rendah dibandingkan perdagangan 6 Januari 2026 yang mencapai 233,73 juta saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 4.698 kali.

Menanggapi kondisi tersebut, Corporate Secretary JGLE, Santoso Budi dalam surat resmi perseroan kepada OJK menyampaikan bahwa pihaknya mengetahui adanya rencana tindakan korporasi yang dinilai bisa mempengaruhi nilai Efek dan keputusan investasi pemodal.

Emiten yang tergabung di jaringan bisnis Bakrie Group melalui PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) ini akan melakukan keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setelah rencana tersebut mencapai tahap final. Hingga saat ini belum terdapat informasi atau fakta material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik, selain rencana tindakan korporasi tersebut.

Terkait rencana jangka pendek, JGLE mengonfirmasi bahwa tindakan korporasi yang tengah dipersiapkan itu termasuk dalam rencana yang berpotensi dilakukan dalam waktu dekat. Manajemen perseroan menyatakan, pemegang saham utama dan pengendali tidak berencana melakukan perubahan kepemilikan di JungleLand. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top