China Desak Warganya Tinggalkan Israel Usai Khamenei Terkonfirmasi Tewas

iran2
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Pemerintah China mendesak warga negaranya di Israel untuk segera meninggalkan negara tersebut atau berpindah ke wilayah yang lebih aman menyusul meningkatnya ketegangan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Berdasarkan laporan Reuters, Minggu (1/3), Kedutaan Besar China di Israel pada hari ini mendesak warga negara China untuk secepatnya mengungsi keluar melalui perbatasan Taba menuju Mesir. Langkah tersebut diambil di tengah situasi keamanan yang memburuk pasca-serangan militer yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu.

Serangan tersebut menargetkan kemampuan militer Iran dan media pemerintah Iran melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah tewas dalam operasi tersebut. Kementerian Luar Negeri China menyatakan, keprihatinan atas serangan tersebut dan menyerukan gencatan senjata segera.

Beijing meminta semua pihak menahan diri, menghindari eskalasi dan kembali ke jalur dialog dan negosiasi. China juga menegaskan, AS dan Israel harus menghormati kedaulatan, keamanan dan integritas teritorial Iran. Selain itu, Kementerian Luar Negeri China juga meminta warga negaranya di Iran untuk meninggalkan negara itu “secepat mungkin”, dengan mencantumkan empat jalur darat menuju Azerbaijan, Armenia, Turki dan Irak.

Dalam komentar pada Minggu, kantor berita pemerintah China, Xinhua mengkritik serangan tersebut sebagai “agresi terang-terangan terhadap negara berdaulat” dan bentuk “politik kekuasaan dan hegemoni”. Xinhua menyebut, penggunaan kekuatan militer yang dilakukan Washington sebagai pelanggaran mencolok terhadap tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Secara terpisah, operator maskapai berbasis di Hong Kong, Cathay Group, pada Sabtu menangguhkan operasional di Timur Tengah akibat meningkatnya ketegangan regional. Penangguhan mencakup penerbangan penumpang dari dan ke Dubai dan Riyadh, serta layanan kargo yang beroperasi melalui Bandara Internasional Al Maktoum di Dubai. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top