
RollingStock.ID – PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PM-HMETD I) alias rights issue sebesar maksimal Rp198,66 miliar, dengan harga pelaksanaan Rp380 per saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi CSIS yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) 24 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Andalan Utama Bintara ini akan menerbitkan maksimal 522,8 juta saham saat pelaksanaan PM-HMETD I. Jumlah saham ini setara dengan 28,57 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh CSIS setelah rights issue.
Manajemen CSIS melaporkan bahwa harga pelaksanaan pada aksi korporasi tersebut sebesar Rp380 per saham, sehingga perseroan bisa menghimpun dana dari investor maksimum Rp198,66 miliar. Adapun periode perdagangan HMETD di BEI akan berlangsung selama kurun 29 Desember 2025-7 Januari 2026.
Setiap pemegang sepuluh saham yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Saham (DPS) CSIS pada 23 Desember 2025, berhak atas empat HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru. PT Andalan Utama Bintara dengan kepemilikan 57,23 persen akan mengeksekusi 299,2 juta HMETD atau senilai Rp113,7 miliar.
Sementara itu, PT Olympic Kapital Equity dengan kepemilikan 22,77% di CSIS juga sudah menyatakan akan mengeksekusi sebagian HMETD yang akan diperoleh, yaitu sebanyak 52,63 juta atau senilai Rp19,999 miliar.
Apabila saham baru yang ditawarkan dalam PMT-HMETD I ini tidak seluruhnya dibeli oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, maka sisanya akan dijatahkan secara proporsional kepada pemegang saham yang meminta penambahan saham. Jika setelah alokasi ini masih ada sisa saham yang ditawarkan, maka pembeli siaga akan membeli maksimal 165.494.000 lembar.
Bersamaan dengan pelaksanaan PM-HMETD I ini, CSIS juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 52,28 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak-sebanyaknya 2,78 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran rights issue.
Setiap 1.000 saham baru hasil pelaksanaan HMETD melekat 100 Waran Seri I bagi pemegang HMETD yang melaksanakan haknya. Setiap pemegang satu waran berhak untuk membeli satu saham CSIS, dengan harga pelaksanaan Waran Seri I sebesar Rp512 per unit. Sehingga, dana hasil pelaksanaan Waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp26,76 miliar.
Rencananya, sebesar Rp193,69 miliar dari dana hasil rights issue —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk setoran modal ke entitas anak, yaitu PT Bogorindo Cemerlang, sedangkan sisanya untuk biaya operasional CSIS. Adapun dana hasil pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan untuk biaya operasional perseroan. (Milfah Sary)
