
RollingStock.ID – PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) melaporkan, hingga akhir Desember 2025 perseroan masih menyisakan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp1,44 triliun yang ditempatkan di Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI) berbunga 3,75 persen.
Keterangan itu disampaikan Direktur Kepatuhan SUPA, Amalia Pratantara dalam surat resmi perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 23 Januari 2026. Berdasarkan laporan revisi realisasi penggunaan dana hasil IPO per 31 Desember 2025, dana sisa tersebut ditempatkan pada deposit facility berbunga 3,75 persen dan jangka waktu penempatan overnight.
Pada laporan manajemen bank milik Emtek Group ini, menyebutkan bahwa Superbank meraup dana bersih hasil IPO sebesar Rp27,7 triliun, setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp674,43 miliar. Dari jumlah tersebut, SUPA sudah merealisasikan sebesar Rp26,26 triliun untuk penyaluran kredit.
Sekadar mengingatkan, periode IPO SUPA berlangsung pada 10-15 Desember 2025 dan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Desember 2025. Hingga tanggal 31 Desember 2025, laporan menunjukkan sebagian dana hasil IPO belum digunakan dan masih ditempatkan pada instrumen simpanan jangka sangat pendek.
Revisi laporan realisasi penggunaan dana ini disampaikan manajemen SUPA sebagai pembaruan atas laporan sebelumnya yang dilaporkan pada 9 Januari 2026, sesuai dengan ketentuan OJK dan peraturan BEI mengenai kewajiban penyampaian informasi penggunaan dana hasil penawaran umum. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
