Defisit BUVA Turun Jadi Rp1,21 Triliun Usai Laba Bersih di 2025 Meroket 1.412,7%

buva2
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) membukukan laba bersih Rp127,91 miliar atau meroket 1.412,7 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang hanya senilai Rp8,46 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BUVA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten milik pengusaha Hapsoro “Happy” Sukmonohadi ini mencatatkan pendapatan Rp375,58 miliar atau bertumbuh 5,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp355,26 miliar.

Namun demikian, beban pokok pendapatan tercatat meningkat 7,7 persen (year-on-year) menjadi Rp112,56 miliar, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp263,03 miliar atau mengalami kenaikan 4,9 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp250,79 miliar.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten di bawah kendali PT Nusantara Utama Investama ini tercatat Rp61,62 miliar atau melorot 8,1 persen (y-o-y), terutama dipicu lonjakan beban umum dan administrasi sebesar 12,7 persen (y-o-y) menjadi Rp127,43 miliar.

Kendati demikian, sepanjang 2025 BUVA mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp131,23 miliar atau melambung 1.155,8 persen (y-o-y). Kenaikan signifikan ini dipengaruhi pos bagian laba pada entitas asosiasi sebesar Rp79,42 miliar atau berbalik dari kondisi di 2024 yang mencatatkan bagian rugi pada entitas asosiasi sebesar Rp9,92 miliar.

Ditambah lagi, pada tahun lalu Bukit Uluwatu mencatatkan keuntungan pembelian dengan diskon sebesar Rp28,72 miliar, pendapatan keuangan melonjak 124,4 persen (y-o-y) menjadi Rp2,76 miliar, rugi selisih kurs (neto) menyusut 54,1 persen (y-o-y) menjadi Rp674,25 juta dan beban keuangan menurun 13,8 persen (y-o-y) menjadi Rp40,06 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp2,76 miliar, maka laba tahun BUVA menjadi Rp128,47 miliar atau melesat 1.219 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp127,91 miliar alias meroket 1.412,7 persen (y-o-y).

Dengan raihan laba bersih Rp127,91 miliar tersebut, maka defisit BUVA per 31 Desember 2025 menyusut 9,7 persen menjadi Rp1,21 triliun dari posisi per 31 Desember 2024 yang mengalami defisit Rp1,34 triliun. Hingga akhir 2025, total ekuitas tercatat Rp2,08 triliun atau melonjak 54,1 persen (y-o-y).

Per 31 Desember 2025, total liabilitas senilai Rp556,13 miliar atau bisa ditekan 27,5 persen (y-o-y). Dengan demikian, total aset BUVA hingga akhir 2025 menjadi Rp2,64 triliun atau meningkat 24,5 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp285,25 miliar atau bertumbuh 14,6 persen dibandingkan posisi di akhir 2024 yang senilai Rp248,91 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top