Ditopang Penuruan Beban, Laba Bersih INKP di 2025 Naik Jadi USD453,35 Juta

inkp
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) membukukan laba bersih USD453,35 juta atau mengalami kenaikan 6,8 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 senilai USD424,31 juta.

Berdasarkan laporan keuangan INKP untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT APP Purinusa Ekapersada ini mencatatkan penjualan USD3,17 miliar atau merosot 0,8 persen dibandingkan periode yang sama dii 2024 sebesar USD3,2 miliar.

Beruntungnya, emiten bubur kertas yang tergabung di jaringan bisnis Sinar Mas Group ini bisa menekan beban pokok penjualan sebesar 1,3 persen (year-on-year) menjadi USD2,15 miliar. Dengan demikian, laba bruto di sepanjang 2025 menjadi USD1,02 miliar atau meningkat tipis 0,3 persen (y-o-y).

Laba usaha INKP di 2025 bertumbuh 2,3 persen (y-o-y) menjadi USD667,71 juta, lantaran didukung penurunan beban usaha sebesar 3,2 persen (y-o-y) menjadi USD354,02 juta. Sementara itu, laba sebelum beban pajak penghasilan tercatat USD547,9 juta atau meningkat 4 persen dari USD526,90 juta pada 2024.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 senilai USD94,55 juta alias menurun 7,9 persen (y-o-y), maka laba tahun berjalan INKP menjadi USD453,35 juta atau melompat 6,8 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 juga sebesar USD453,35 juta.

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas INKP per 31 Desember 2025 tercatat USD6,84 miliar atau meningkat 6,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar USD6,41 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar USD5,5 miliar atau membengkak 2,5 persen dibandingkan per akhir 2024 senilai USD5,37 miliar.

Per 31 Desember 2025, total aset mencapai USD12,4 miliar atau meningkat 4,8 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD1,22 miliar atau melorot 30,7 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar USD1,77 miliar. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top