Perkuat Ekosistem EV Lokal, DRMA Kembangkan Fast Charging Station

drma
PT Dharma Polimetal Tbk – (Foto: Dokumentasi DRMA)

RollingStock.ID – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) berkomitmen mendukung percepatan transisi energi nasional dengan mengembangkan infrastruktur fast charging station untuk kendaraan listrik, dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi.

Menurut Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso dalam siaran pers yang dikutip Sabtu (14/2), langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Pengembangan fast charging station dengan kandungan lokal tinggi menjadi bagian dari strategi DRMA untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Irianto menyebutkan, kehadiran fast charging station lokal diyakini bisa meningkatkan aksesibilitas, efisiensi waktu pengisian daya dan kenyamanan pengguna kendaraan listrik roda dua.

Terkait pengembangan tersebut, ujar Irianto, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, perseroan menghadirkan Battery Energy Storage System yang terintegrasi dengan charging station buatan perseroan. Produk ini ditampilkan sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur pendukung kendaraan listrik.

Selain itu, DRMA juga menjalankan inisiatif untuk mendorong percepatan konversi kendaraan roda dua dari mesin pembakaran internal (ICE) menjadi kendaraan listrik (EV). Melalui ekosistem terintegrasi Dharma Connect, DC Cross, perseroan menyediakan layanan konversi kendaraan roda dua ICE menjadi EV yang disesuaikan dengan karakteristik pasar otomotif Indonesia.

Irianto menambahkan, inisiatif tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam menurunkan emisi karbon, mempercepat adopsi kendaraan listrik dan membangun ekosistem EV berkelanjutan. Dia juga menyampaikan, peluang pertumbuhan didorong stabilitas pada segmen roda dua dan roda empat, serta kontribusi lini bisnis kendaraan listrik dan sektor non-otomotif.

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top