Harga Emas Terkoreksi Usai Reli, Pasar Menanti Arah Suku Bunga The Fed

emas

RollingStock.ID – Harga emas dunia terkoreksi lebih dari 1 persen pada Rabu (7/1) waktu setempat, setelah investor melakukan aksi ambil untung menyusul reli kuat dalam beberapa waktu terakhir. Meski sempat tertekan hingga 1,7 persen, penurunan harga tertahan data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan.

Berdasarkan laporan Reuters, emas spot menurun 0,9 persen ke level USD4.445,32 per ons pada perdagangan awal Asia, usai sempat menyentuh titik terendah harian di posisi USD4.422,89 per ons. Sejalan dengan itu, emas berjangka AS kontrak Februari 2026 ditutup melemah 0,7 persen ke USD4.462,50 per ons.

Direktur High Ridge Futures, David Meger menilai, koreksi ini lebih bersifat teknikal akibat aksi profit taking setelah lonjakan harga yang signifikan. Namun, dia menegaskan bahwa pelemahan data tenaga kerja AS tetap menjadi faktor fundamental yang mendukung emas, karena memperkuat peluang pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve yang selama ini menjadi penopang utama harga.

Data terbaru menunjukkan, jumlah lowongan kerja AS pada November 2025 menurun lebih dalam dari perkiraan, sementara itu pertumbuhan tenaga kerja sektor swasta versi ADP pada Desember 2025 juga berada di bawah ekspektasi. Pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga acuan The Fed sebesar total 61 basis poin di sepanjang 2026, dengan perhatian investor tertuju pada rilis data non-farm payrolls akhir pekan ini.

Ketidakpastian geopolitik dan permintaan Asia tetap memberi bantalan bagi emas. Bank sentral China tercatat memperpanjang pembelian emas hingga bulan ke-14 berturut-turut pada Desember 2025. Sementara itu, emas relatif bertahan, logam mulia lain justru tertekan, dengan harga perak, platinum dan paladium masing-masing anjlok, mencerminkan tingginya volatilitas di pasar komoditas global. (*)

Penulis: Rahmat A Candra

Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top