Harga Minyak Nyaris Tembus USD120/Barel di Tengah Konflik Timur Tengah

minyak2
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Harga minyak dunia melonjak 7 persen dan mencapai level tertinggi sejak 2022 di tengah meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran.

Kenaikan harga sempat melonjak tajam dalam satu sesi perdagangan sebelum akhirnya sedikit terkoreksi, karena AS dan negara-negara Group of Seven (G7) mempertimbangkan penggunaan cadangan minyak strategis untuk menahan tekanan inflasi energi.

Berdasarkan laporan Reuters dari New York, Senin (9/3) atau Selasa (10/3) pagi WIB, minyak mentah berjangka Brent sebagai patokan internasional ditutup melesat 6,8 persen atau USD6,27 menjadi USD98,96 per barel. Sementara itu, WTI sebagai patokan AS melompat 4,3 persen atau USD3,87 menjadi USD94,77 per barel. Kedua harga penutupan tersebut merupakan yang tertinggi sejak Agustus 2022.

Selama sesi perdagangan, harga minyak sempat melambung sebelum akhirnya menurun dari posisi puncak. Brent sempat menyentuh USD119,50 per barel dan WTI mencapai USD119,48 per barel, menjadi level intraday tertinggi sejak Juni 2022. Lonjakan harga terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran, yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan global.

Kenaikan harga juga dipicu langkah Arab Saudi dan sejumlah anggota OPEC yang memangkas produksi minyak di tengah konflik yang meluas, serta terganggunya jalur pengiriman energi. Situasi semakin memanas setelah penutupan Selat Hormuz, jalur yang dilalui seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia, sehingga memperbesar risiko gangguan distribusi energi global.

Saat terjadi lonjakan harga energi tersebut, AS dan negara-negara G7 menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah menstabilkan pasar, termasuk kemungkinan pelepasan cadangan minyak strategis. Namun, sejumlah analis menilai dampak dari langkah tersebut kemungkinan terbatas, jika gangguan pasokan dari kawasan Teluk terus berlanjut. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top