IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Naik, Buy: MDKA, MAPI, BBTN dan TLKM

ilustrasi
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Pada perdagangan di pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak variatif dalam kecenderungan menguji level psikologis 9.000, setelah di akhir pekan lalu ditutup melemah 0,46 persen ke level 8.951 atau anjlok 1,37 persen dalam sepekan terakhir.

Pelemahan IHSG di perdagangan Jumat (23/1) dipengaruhi penurunan harga pada 495 saham, sedangkan kenaikan hanya terjadi pada 191 saham dan ada 118 yang terpantau stagnan. Nilai transaksi sebesar Rp32,05 triliun atau merosot dibandingkan sehari sebelumnya Rp38,06 triliun.

Berdasarkan analisis yang dilakukan organisasi research and trading saham, WH Project, penutupan IHSG di level 8951 berada di atas indikator MA20, yang mengindikasikan tren kenaikan belum mengalami patah tren. Untuk pola pergerakan harga, candlestick di akhir pekan lalu membentuk pola hammer atau kerap dinilai sebagai sinyal potensi rebound atau setidaknya koreksi terbatas.

“Kami memproyeksikan, pada pekan ini (26-30 Januari 2026) IHSG berpotensi untuk bergerak mixed dalam range 8.920-9.000,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset perdagangan saham Weekly Market Outlook yang dirilis di Jakarta, Senin (26/1).

Lebih lanjut dia menyebutkan, pergerakan IHSG di sepanjang pekan ini diperkirakan berlangsung secara fluktuatif. Setelah proses penutupan gap di kisaran 8956 selesai. Pelemahan yang terjadi pada pekan lalu dinilai sebagai koreksi sehat dalam fase penguatan pasar.

“Pola candlestick IHSG pada akhir pekan lalu membentuk hammer. Terbuka peluang untuk pergerakan mixed di pekan ini, dan IHSG akan kembali menghadapi level 9.000 sebagai resistance,” ujar William.

Untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di pekan ini, kata William, WH Project merekomendasikan kepada para trader untuk mengoleksi saham:

  • MDKA, buy, estimasi target 3550 – 3620. Support 2800 dan resistance 3620
  • MAPI, buy, estimasi target 1345 – 1385. Support 1200 dan resistance 1345
  • BBTN, buy, estimasi target 1270 – 1335. Support 1185 dan resistance 1270
  • TLKM, buy, estimasi target 3940 – 4010. Support 3650 dan resistance 3940 (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top