Kembali Derita Rugi Bersih di 2025, Defisit ELTY Meningkat Jadi Rp1,38 Triliun

elty
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatat rugi bersih senilai Rp16,7 miliar atau menyusut 75,6 persen (year-on-year), sehingga total defisit per 31 Desember 2025 tersisa Rp1,38 Triliun atau meningkat 1,2 persen dibandingkan posisi di akhir 2024 yang sebesar Rp1,36 triliun pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan ELTY untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten property dan real estate ini membukukan pendapatan bersih Rp1,43 triliun atau bertumbuh 16,2 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp1,23 triliun.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan di sepanjang 2025 juga mengalami kenaikan 16,3 persen (y-o-y) menjadi Rp940,08 miliar. Dengan demikian, laba bruto ELTY pada tahun lalu menjadi Rp485,86 miliar alias meningkat 16,2 persen (y-o-y).

Pada periode Januari-Desember 2025, perseroan mencatatkan rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp31,78 miliar atau menurun 66,9 persen dibandingkan rugi sebelum beban pajak penghasilian di periode yang sama 2024 sebesar Rp95,94 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp10,31 miliar, maka rugi tahun berjalan ELTY menjadi Rp42,09 miliar atau lebih rendah 58,7 persen (y-o-y). Adapun rugi tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp16,7 miliar atau menurun 75,6 persen dibandingkan rugi bersih di 2024 sebesar Rp68,53 miliar.

Akibat adanya rugi bersih Rp16,7 miliar tersebut, total defisit ELTY per 31 Desember 2025 meningkat 1,2 persen menjadi Rp1,38 triliun, sedangkan jumlah ekuitas tercatat Rp6 triliun atau menurun tipis 0,4 persen (y-o-y). Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat Rp2,64 triliun atau bisa ditekan 3 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp1,93 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat Rp8,64 triliun atau lebih rendah 1,2 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas meningkat 15 persen menjadi Rp130,61 miliar dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp113,59 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top