Kinerja Bottom Line Derita Kerugian, Ranch Market (RANC) Defisit di Akhir 2025

ranc
PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) menderita rugi bersih Rp53,09 miliar atau berbanding terbalik dengan kinerja bottom line di Tahun Buku 2024 yang bisa meraih laba bersih Rp27,38 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan RANC untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) ini mencatatkan pendapatan Rp2,91 triliun atau meningkat 1,4 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp2,87 triliun.

Seiring dengan peningkatan omzet tersebut, beban pokok pendapatan tercatat meningkat 1 persen (year-on-year) menjadi Rp2,19 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp724,39 miliar atau bertumbuh 2,6 persen (y-o-y).

Pada level operasional, RANC mencatatkan rugi usaha Rp26,7 miliar alias membaik dibandingkan rugi usaha setahun sebelumnya Rp54,19 miliar. Namun di sepanjang 2025, perseroan mencatatkan rugi sebelum manfaat pajak penghasilan Rp57,6 miliar atau berbanding terbalik dengan kondisi di 2024 yang bisa meraih laba sebelum manfaat pajak senilai Rp16,16 miliar.

Dengan adanya manfaat pajak penghasilan (neto) yang hanya Rp3,63 miliar atau lebih rendah 65,5 persen (y-o-y), maka emiten jaringan bisnis Djarum Group ini mencatatkan rugi tahun berjalan di 2025 sebesar Rp53,97 miliar atau berbanding terbalik dengan kinerja di 2024 yang mampu meraup laba tahun berjalan Rp26,7 miliar.

Adapun besaran rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp53,09 miliar atau memburuk dibandingkan setahun sebelumnya yang meraih laba bersih Rp27,38 miliar.

Akibat mengalami rugi bersih Rp53,09 miliar, per 31 Desember 2025 perseroan mengalami defisit yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp17,38 miliar, padahal per 31 Desember 2024 RANC masih memiliki saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp38,45 miliar.

Dengan demikian per 31 Desember 2025, jumlah ekuitas emiten pengelola Ranch Market ini menjadi Rp265,29 miliar atau melorot 17,6 persen (y-o-y). Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat Rp911,49 miliar alias membengkak 4,2 persen (y-o-y), yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp620,06 miliar.

Per 31 Desember 2025, total aset RANC mencapai Rp1,18 triliun atau menyusut 1,7 persen (y-o-y), dengan jumah kas dan setara kas tersisa Rp77,56 miliar atau melorot 26,9 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp106,11 miliar. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top