
RollingStock.ID – Glencore International Investments Ltd terpantau agresif melakukan divestasi kepemilikan di PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau yang lebih dikenal sebagai Harita Nickel. Sejak akhir Desember 2025 Glencore tercatat cukup aktif melakukan penjualan saham perusahaan dibawah kendali PT Harita Jayaraya tersebut.
Berdasarkan laporan terbaru PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait total kepemilikan investor di atas 5 persen di semua Sub Rekening Efek (SRE) yang tergabung dalam Single Investor Identification (SID), per 14 Januari 2026 kepemilikan Glencore di NCKL tersisa 6,74 persen.
KSEI melaporkan, hingga penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (14/1), jumlah saham Glencore di Harita Nickel tersisa 4.252.623.100 lembar (6,74%). Penurunan ini terjadi setelah adanya aksi jual sebanyak 13.662.700 saham, padahal sehari sebelumnya (13/1) Glencore masih menggenggam 4.266.285.800 saham (6,76%).
Mengutip data BEI, selama kurun 29 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, Glencore melego saham NCKL sebanyak 204.970.100 lembar yang dilakukan dalam lima kali transaksi pada rentang harga Rp1.137 sampai Rp1.414 per saham.
Lebih lanjut manajemen NCKL menyampaikan, penjualan saham tersebut merupakan aksi divestasi dengan status kepemilikan langsung Glencore pada Harita Nickel. Penjualan Saham Biasa ini juga tercatat bukan sebagai aksi repurchase agreement (repo). (Satya Darmawan)
