Laba Bersih AlamTri (ADRO) di 2025 Ambles 67,6% Jadi USD447,69 Juta

adro
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)- (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) hanya mampu membukukan laba bersih USD447,69 juta atau ambles 67,6 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar USD1,38 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan ADRO untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten kongsian dua pengusaha Garibaldi “Boy” Thohir dan Edwin Soeryadjaya ini mencatatkan pendapatan USD1,87 miliar pada 2025 atau melorot 9,9 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 mencapai USD2,08 miliar.

Di tengah penurunan omzet tersebut, beban pokok pendapatan AlamTri justru membengkak 2,7 persen (year-on-year) menjadi USD1,24 miliar, sehingga laba bruto di 2025 terperosok 27,2 persen menjadi USD636,64 juta dari USD874 juta pada 2024.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha ADRO tercatat USD517,58 juta atau tersungkur 27,3 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan di 2025 tercatat melorot 24,4 persen menjadi USD612,46 juta dari USD809,82 juta di Tahun Buku 2024.

Dengan adanya beban pajak penghasilan pada tahun lalu sebesar USD122,62 juta, maka laba tahun berjalan ADRO menjadi USD489,85 juta pada 2025 atau terjerembab 68,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2025 senilai USD447,69 juta atau ambles 67,6 persen dibandingkan laba bersih 2024 yang sebesar USD1,38 miliar.

Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas ADRO per 31 Deseber 2025 tercatat USD5 miliar atau merosot 6,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar USD5,37 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat membengkak 36,2 persen menjadi USD1,81 miliar dari USD1,33 miliar pada akhir 2024.

Per 31 Desember 2025, total emiten di bawah kendali PT Adaro Strategic Investment ini mencapai USD6,82 miliar atau meningkat 1,7 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar USD1,04 miliar atau anjlok 25,7 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar USD1,41 miliar. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top