Laba Bersih AlamTri Geo (ADMR) di 2025 Anjlok 37,9% Jadi USD271,21 Juta

admr2
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) – (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) cuma bisa membukukan laba USD271,21 juta atau anjlok 37,9 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar USD436,66 juta.

Berdasarkan laporan keuangan ADMR untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) ini mencatatkan pendapatan usaha sebesar USD972,95 juta atau melorot 15,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 mencapai USD1,15 miliar.

Di tengah penurunan revenue tersebut, beban pokok pendapatan justru meningkat 0,2 persen (year-on-year) menjadi USD577,68 juta, sehingga laba bruto AlamTri Geo di 2025 menjadi USD395,27 juta atau terperosok 31,6 persen dibandingkan setahun sebelumnya sebesar USD577,79 juta.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha ADMR tercatat USD318,32 juta atau tersungkur 41,1 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar USD540,34 juta. Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan sebesar USD342,14 juta terjerembab 38,6 persen (y-o-y).

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar USD77,84 juta, maka laba tahun berjalan menjadi USD264,29 juta atau melorot 39,2 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai USD271,21 juta atau anjlok 37,9 persen dibandingkan laba bersih 2024 yang sebesar USD436,66 juta.

Per 31 Desember 2025, jumlah ekuitas emiten milik pengusaha Garibaldi “Boy” Thohir dan Edwin Soeryadjaya ini sebesar USD1,72 miliar atau meningkat 14,3 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai USD1,5 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat USD1,17 miliar atau membengkak 105,5 persen (y-o-y).

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan mencapai USD2,89 miliar atau melonjak 39,4 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD369,09 juta atau anjlok 39,8 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang mencapai USD612,61 juta. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top