Laba Bersih Alfamidi (MIDI) di 2025 Melonjak 45% Jadi Jadi Rp792,36 Miliar

midi
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) membukukan laba bersih mencapai Rp792,36 miliar atau melonjak 45 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 senilai Rp546,41 miliar.

Beradasarkan laporan keuangan MIDI untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT/Alfamart) ini mencatatkan pendapatan Rp20,64 triliun alias bertumbuh 3,8 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp19,89 triliun.

Sejalan dengan pertumbuhan omzet tersebut, beban pokok pendapatan emiten pemilik merek dagang Alfamidi ini ikut mengalami kenaikan 4 persen (year-on-year) menjadi Rp15,25 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp5,4 triliun alias meningkat 3,1 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 senilai Rp5,23 triliun.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten ritel barang primer ini tercatat Rp967,99 miliar atau melompat 34,6 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp927,06 miliar atau melambung 40,9 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024 senilai Rp658,28 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp154,57 miliar, maka laba tahun berjalan yang dibukukan MIDI menjadi Rp772,49 miliar alias melesat 62,4 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp792,36 miliar.

Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas MIDI per 31 Desember 2025 tercatat Rp4,54 triliun atau bertumbuh 5,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp4,29 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp4,59 triliun atau meningkat 3,3 persen (y-o-y) yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp3,98 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset emiten milik konglomerat Djoko Susanto ini mencapai Rp9,13 triliun atau meningkat 4,5 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan bank sebesar Rp576,2 miliar alias melambung 52,4 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp378,12 miliar. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top