Laba Bersih Anak Usaha SSIA (NRCA) di 2025 Melonjak 115,1% Jadi Rp175,52 Miliar

nrca
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) – (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) membukukan laba bersih Rp175,52 miliar atau melonjak 115,1 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang hanya senilai Rp81,6 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan NRCA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) ini mencatatkan pendapatan Rp3,61 triliun alias bertumbuh 7,1 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp3,37 triliun.

Sayangnya, beban pokok pendapatan pada tahun lalu membengkak 7,7 persen (year-on-year) menjadi Rp3,21 triliun, sehingga laba bruto hanya mengalami kenaikan terbatas sebesar 2,8 persen menjadi Rp398,99 miliar dari Rp388,1 miliar pada 2024.

Di tengah pertumbuhan laba bruto yang moderat, laba usaha NRCA di 2025 justru melambung 42,5 persen (y-o-y) menjadi Rp278,47. Kenaikan signifikan ini terutama didorong peningkatan penghasilan lainnya mencapai 142 persen (y-o-y) menjadi Rp95,03 miliar dan ditambah lagi dengan penurunan beban lainnya sebesar 32,6 persen (y-o-y) menjadi Rp65,55 miliar.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba sebelum pajak penghasilan emiten konstruksi bangunan ini tercatat sebesar Rp175,64 miliar atau melesat 114,1 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di periode Januari-Desember 2024 yang senilai Rp82,04 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp113,18 juta, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan NRCA menjadi Rp175,52 miliar atau melambung 115,1 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 juga sebesar Rp175,52 miliar.

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas NRCA per 31 Desember 2025 tercatat Rp1,37 triliun atau bertumbuh 13,5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp1,2 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp1,54 triliun alias membengkak 31,6 persen (y-o-y), seiring dengan peningkatan kewajiban jangka pendek.

Per 31 Desember 2025, total aset emiten yang terafiliasi dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) ini mencapai Rp2,9 triliun atau meningkat 22,4 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp649,4 miliar atau bertumbuh 20,5 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp538,74 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top