Laba Bersih Astra Agro Lestari (AALI) di 2025 Melonjak 28,26% Jadi Rp1,47 Triliun

aali
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan laba bersih mencapai Rp1,47 triliun atau melonjak 28,26 persen dibandingkan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar Rp1,15 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan AALI untuk periode berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawan kendali PT Astra International Tbk (ASII) ini mencatatkan pendapatan Rp28,65 triliun atau melambung 31,34 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp21,82 triliun.

Seiring dengan kenaikan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan di 2025 tercatat  meningkat 29,99 persen (year-on-year) menjadi Rp24,02 triliun. Dengan demikian, laba beruto di sepanjang 2025 menjadi Rp4,63 triliun atau melesat 38,65 persen (y-o-y).

Pada periode Januari-Desember 2025, AALI membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp2,23 triliun atau mengalami peningkatan 30,44 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di periode yang sama 2024 Rp1,71 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan senilai Rp689,1 miliar, maka laba laba tahun berjalan menjadi Rp1,54 triliun atau melompat 29,57 persen (y-o-y). Adapun besaran laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2025 sebesar Rp1,47 triliun atau melonjak 28,26 persen (y-o-y).

Per 31 Desember 2025, ekuitas emiten perkebunan kelapa sawit ini tercatat Rp24,16 triliun atau bertumbuh 4,12 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp23,2 triliun. Hingga akhir 2025, liablitas bisa ditekan hingga 48,32 persen (y-o-y) menjadi Rp2,89 triliun, namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp2 triliun.

Faktor utama pemicu penurunan total liabilitas hingga 48,32 persen tersebut adalah berkurangnya bagian pinjaman bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun, yang pada 2024 tercatat Rp1,69 triliun dan nihil pada 2025, serta penurunan saldo pinjaman bank jangka panjang dari Rp1,5 triliun menjadi Rp10,36 miliar.

Hingga akhir Desember 2025, total aset emiten yang tergabung di dalam jaringan bisnis Astra Group ini tercatat Rp27,05 triliun pada akhir 2025 atau menurun 6,06 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp2,76 triliun atau melorot 14,91 persen dibandingkan pada akhir Desember 2024 yang sebesar Rp3,24 triliun. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top