Laba Bersih Charoen Pokphand (CPIN) di 2025 Melonjak 52% Jadi Rp5,64 Triliun

cpin
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membukukan laba bersih Rp5,64 triliun atau melonjak 52 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 senilai Rp3,71 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan CPIN untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Charoen Pokphand Indonesia Group ini mencatatkan penjualan Rp70,7 triliun atau bertumbuh 4,8 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp67,48 triliun.

Di tengah pertumbuhan penjualan tersebut, CPIN hanya mencatatkan kenaikan beban pokok penjualan sebesar 2,2 persen (year-on-year) menjadi Rp58,28 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp12,42 triliun atau melompat 19,2 persen (y-o-y).

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten pakan ternak ini tercatat Rp8,13 triliun alias melonjak 35,8 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp7,71 triliun atau melambung 46,7 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 senilai Rp5,26 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp2,07 triliun, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan CPIN menjadi Rp5,64 triliun atau melesat 52 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 juga sebesar Rp5,64 triliun alias melonjak 52 persen (y-o-y).

Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas CPIN per 31 Desember 2025 tercatat Rp34,15 triliun atau meningkat 12,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp30,29 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp11,71 triliun atau bisa ditekan 6,4 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp7,64 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset emiten poultry milik PT Leap Global Capital ini mencapai Rp45,86 triliun atau meningkat 7,2 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp4,46 triliun alias meningkat tipis 0,3 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp4,45 triliun. (*)

Penulis: Rahmat Adi Chandra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top