
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) membukukan laba bersih Rp1,84 triliun atau melambung 61,1 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 senilai Rp1,14 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan DSNG untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten milik pengusaha Theodore Permadi Rachmat (TP Rachmat) ini mencatatkan pendapatan Rp12,31 triliun atau melonjak 21,7 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp10,12 triliun pada 2024.
Seiring dengan peningkatan kinerja di area top line tersebut, beban pokok penjualan tercatat meningkat 19 persen (year-on-year) menjadi Rp8,46 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp3,85 triliun atau melejit 28,2 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp3 triliun.
Pada periode Januari-Desember 2025, emiten Perkebunan kelapa sawit di bawah kendali PT Triputra Investindo Arya ini membukukan laba operasi Rp2,83 triliun atau melompat 33,2 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp2,5 triliun alias melesat 52,4 persen dibandingkan Rp1,64 triliun di 2024.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp670,75 miliar, maka laba tahun berjalan DSNG menjadi Rp1,83 triliun atau melonjak 60,2 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp1,84 triliun.
Dari sisi neraca, jumlah ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp11,64 triliun atau bertumbuh 17,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp9,9 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp5,97 triliun atau bisa ditekan 20,5 persen dari Rp7,52 triliun pada akhir 2024.
Per 31 Desember 2025, total aset perusahaan yang didirikan Keluarga Oetomo ini mencapai Rp17,62 triliun atau meningkat tipis 1,2 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp592,61 miliar atau bertumbuh 6,4 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp557,02 miliar. (*)
Editor: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
