
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) membukukan laba bersih Rp448,49 miliar atau melambung 82,7 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp245,47 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan MORA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten telekomunikasi pemilik brand Moratelindo ini mencatatkan pendapatan Rp4 triliun atau meningkat tipis 0,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp3,98 triliun.
Di tengah peningkatan revenue tersebut, MORA justru mampu menekan beban langsung sebesar 1,2 persen (year-on-year) menjadi Rp1,63 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 bertumbuh 1,8 persen (y-o-y) menjadi Rp2,37 triliun.
Pada periode Januari-Desember 2025, emiten milik pengusaha Farida Bau ini membukukan laba usaha Rp1,12 triliun atau mengalami kenaikan 5 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp678,63 miliar melompat 30,1 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024 senilai Rp521,63 miliar.
Dengan adanya beban pajak (neto) di 2025 sebesar Rp162,77 miliar, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan MORA menjadi Rp515,86 miliar alias melesat 96,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp448,49 miliar.
Dari sisi neraca, jumlah ekuitas Moratelindo per 31 Desember 2025 tercatat Rp7,91 triliun atau meningkat 7,1 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp7,39 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp6,85 triliun atau bisa ditekan 5,7 persen (y-o-y).
Per 31 Desember 2025, total aset emiten di bawah kendali PT Candrakarya Multikreasi ini mencapai Rp14,76 triliun atau mengalami kenaikan 0,7 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp1,37 triliun alias anjlok 24,9 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,82 triliun. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
