
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan laba bersih USD28,81 juta atau melonjak 197 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 senilai USD9,7 juta.
Berdasarkan laporan keuangan PTRO untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini mencatatkan pendapatan USD886,46 juta atau meningkat 28,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar USD690,81 juta.
Seiring dengan peningkatan revenue tersebut, beban usaha langsung dari emiten di bawah kendali PT Kreasi Jasa Persada ini turut mengalami kenaikan 28,9 persen (year-on-year) menjadi USD774,23 juta, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi USD112,23 juta atau lebih tinggi 24,3 persen dibandingkan setahun sebelumnya senilai USD90,29 juta.
Pada periode Januari-Desember 2025, emiten yang juga milik pengusaha Hapsoro Sukmonohadi (Happy Hapsoro) ini membukukan laba sebelum pajak sebesar USD39,28 juta alias melambung 399,1 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak di 2024 senilai USD7,87 juta, terutama dipengaruhi kenaikan signifikan pada pos keuntungan lain-lain (neto).
Pada pos keuntungan dan kerugian lain-lain di 2025, PTRO membukukan USD34,55 juta alias melesat 808 persen (y-o-y). Kenaikan ini antara lain ditopang keuntungan pembelian dengan diskon sebesar USD26,31 juta, keuntungan selisih kurs USD19,14 juta dan keuntungan investasi aset keuangan lainnya senilai USD14,66 juta.
Namun demikian, terdapat pula beban kerugian penurunan nilai piutang sebesar USD15,86 juta dan rugi pelepasan aset tetap senilai USD11,52 juta, sehingga menunjukkan bahwa kontribusi pos ini bersifat campuran dan tidak sepenuhnya berasal dari aktivitas operasional utama.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar USD4,27 juta, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan PTRO menjadi USD35,01 juta atau melejit 251,7 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar USD28,81 juta.
Dari sisi neraca, jumlah ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat USD307,46 juta atau mengalami kenaikan 23,1 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai USD249,75 juta. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar USD1,28 miliar atau membengkak 106,5 persen (y-o-y).
Per 31 Desember 2025, total aset emiten yang sahamnya juga dimiliki PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ini mencapai USD1,58 miliar atau meningkat 82,5 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD72,03 juta alias melorot 37,3 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar USD114,92 juta. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
