
RollingStock.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana menerbitkan dan menawarkan surat utang sebesar Rp2,07 triliun, yang perolehan dananya akan digunakan untuk meningkatkan modal dua anak usahanya.
Berdasarkan Prospektus yang diterbitkan di Jakarta, Kamis (29/1), emiten operator jalan tol milik BUMN ini akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III-2026 sebesar Rp2,07 triliun (Rp2.067.650.000.000) dengan tingkat bunga sekitar 5,7-6,75 persen per tahun.
Sekadar mengingatkan, JSMR menarget penghimpunan dana dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan III mencapai Rp4 triliun. Sebelumnya, perseroan telah mendistribusikan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I dan II sebesar Rp1,93 triliun.
Pada rencana penawaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap III-2026, surat utang ini terbagi menjadi empat seri, yakni Seri A senilai Rp281,82 miliar bertenor tiga tahun dengan tingkat bunga 5,7 persen per tahun, Seri B sebesar Rp718,17 miliar bertenor lima tahun dengan tingkat bunga 6,15 persen per tahun.
Selanjutnya, Seri C sebesar Rp300 miliar bertenor tujuh tahun dengan tingkat bunga 6,5 persen per tahun dan Seri D sebesar Rp767,65 miliar bertenor 10 tahun dengan tingkat bunga 6,75 persen per tahun.
Peringkat surat utang JSMR ini berada di level idAA (Double A) yang diberikan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Pada aksi korporasi ini, perseroan menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi obligasi, yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) dan PT Mandiri Sekuritas.
Masa penawaran umum akan berlangsung pada 12-13 Februari 2026, penjatahan pada 18 Februari 2026, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 20 Februari 2026 dan pencatatan surat utang di Bursa Efek Indonesia (BEI) diagendakan pada 23 Februari 2026.
Rencananya, seluruh dana hasil penawaran umum obligasi ini —setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi— sebesar Rp1,3 trilun akan digunakan sebagai penyetoran modal kepada entitas terafiliasi dengan JSMR, PT Jasamarga Japek Selatan. Sementara itu, sisanya untuk penyetoran modal kepada entitas terafiliasi lainnya, yakni PT Jasamarga Jogja Bawen. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
