
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) hanya mampu membukukan laba bersih Rp800,31 miliar atau anjlok menurun 40 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp1,33 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan DMAS untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Sumber Arusmulia ini mencatatkan pendapatan Rp1,31 triliun alias tersungkur 35,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp2,03 triliun.
Sejalan kejatuhan omzet tersebut, beban pokok pendapatan DMAS menurun 28,4 persen (year-on-year) menjadi Rp441,81 miliar, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp867,29 miliar atau melorot 38,7 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya yang sebesar Rp1,42 triliun.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha DMAS senilai Rp623,65 miliar atau terperosok 45,4 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp1,14 triliun. Laba sebelum pajak di 2025 tercatat Rp842,05 miliar terjerembab 38,7 persen (y-o-y).
Dengan adannya beban pajak kini untuk Tahun Buku 2025 senilai Rp41,1 miliar, mala laba tahun berjalan DMAS menjadi menjadi Rp800,95 miliar tersungkur 40 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp800,31 miliar, yang juga anjlok 40 persen dari laba bersih di 2024 sebesar Rp1,33 triliun.
Pada sisi neraca, jumlah ekuitas DMAS per 31 Desember 2025 tercatat Rp6,61 triliun atau melorot 8,3 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp7,21 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas mengalami penurunan 51,1 persen (y-o-y) menjadi Rp508,54, namun masih didominasi kewajiban jangka pendek sebesar Rp438,41 miliar.
Per 31 Desember 2025, total aset emiten pemilik kawasan Kota Deltamas ini tercatat Rp7,12 triliun atau lebih rendah 13,7 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp376,99 miliar atau ambles 78,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp1,76 triliun. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
