
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) hanya membukukan laba bersih USDUSD230,54 juta alias anjlok 25,4 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar USD309,08 juta.
Berdasarkan laporan keuangan DSSA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Sinar Mas Tunggal ini mencatatkan pendapatan usaha USD2,79 miliar atau merosot 7,5 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar USD3,02 miliar.
Sejalan dengan penurunan omzet tersebut, beban pokok penjualan tercatat meningkat 3,4 persen (year-on-year) menjadi USD1,85 miliar. Dengan demikian, laba bruto di sepanjang 2025 menjadi USD941,66 juta atau melorot 23,3 persen dibandingkan pada 2024 yang sebesar USD1,23 miliar.
Jumlah beban usaha DSSA untuk Tahun Buku 2025 terpantau bisa ditekan 6,4 persen menjadi USD540,72 juta, sehingga laba usaha menjadi USD400,93 juta atau masih lebih rendah 38,4 persen dibandingkan periode Tahun Buku 2024 yang sebesar USD650,73 juta.
Pada periode Januari-Desember 2025, emiten batubara yang tergabung di dalam jaringan bisnis Sinar Mas Group ini membukukan laba sebelum pajak senilai USD464,08 juta atau tersungkur 34,7 persen dari USD710,24 juta di periode Januari-Desember 2024.
Dengan adanya beban pajak (neto) di 2025 sebesar USD102,88 juta, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan DSSA menjadi USD361,2 juta alias terperosok 33,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai USD230,54 juta.
Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas DSSA per 31 Desember 2025 tercatat USD2,26 miliar atau bertumbuh 16,3 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai USD1,94 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar USD2,15 miliar atau membengkak 23 persen (y-o-y).
Per 31 Desember 2025, total aset emiten yang terafiliasi dengan Fitzgerald & Wilkinson Investments Ltd ini mencapai USD4,41 miliar atau meningkat 19,5 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD412,83 juta alias ambles 53,2 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar USD882,97 juta.
Jika mengacu pada cash flow emiten yang terafiliasi dengan UOB Kay Hian Pte Ltd ini di periode Januari-Desember 2025, penurunan kas tersebut terutama dipengaruhi arus kas dari aktivitas operasi yang anjlok 52,4 persen (y-o-y) menjadi USD329,75 juta. Ditambah lagi dengan adanya lonjakan arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar 63,6 persen (y-o-y) menjadi USD973,26 juta. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
