Omzet di 2025 Turun, Kinerja TOBA Berbalik Derita Rugi Bersih USD162,27 Juta

toba

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menderita rugi bersih sebesar USD162,27 juta atau berbanding terbalik dengan kondisi di Tahun Buku 2024 yang bisa membukukan laba bersih USD25,36 juta. Realisasi ini mencerminkan penurunan kinerja secara tahunan mencapai 739,8 persen.

Berdasarkan laporan keuangan TOBA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten pertambangan batubara ini mencatatkan pendapatan sebesar USD365,86 juta atau menurun 5,2 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar USD385,79 juta.

Di tengah penurunan revenue tersebut, beban pokok pendapatan justru membengkak 8,7 persen (year-on-year) menjadi USD336,17 juta, sehingga laba bruto TOBA di sepanjang 2025 ambles 61,2 persen menjadi USD29,69 juta dibandingkan setahun sebelumnya USD76,57 juta.

Pada periode Januari-Desember 2025, TOBA mencatatkan rugi usaha sebesar USD44,96 juta atau berbalik dari laba usaha USD47,15 juta pada periode Januari-Desember 2024. Secara tahunan, kinerja keuangan pada akun ini setara dengan penurunan hingga 195,3 persen.

Untuk sepanjang 2025, emiten di bawah kendali Highland Strategic Holdings Pte Ltd ini mencatatkan rugi sebelum pajak penghasilan mencapai USD168,99 juta atau berbanding terbalik dengan setahun sebelumnya yang membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar USD36,93 juta.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar USD1,87 juta, maka rugi tahun berjalan yangb dicatatkan TOBA menjadi USD170,86 juta, berbalik dari kondisi di 2024 yang bisa meraih laba tahun berjalan sebesar USD22,83 juta.

Semantara itu, rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 mencapai USD162,27 juta atau berbandingterbalik dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang meraup laba bersih USD25,36 juta.

Pada sisi balance sheet, jumlah ekuitas TOBA per 31 Desember 2025 tercatat USD215,32 juta atau anjlok 50,7 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar USD436,66 juta. Hingga akhir 2025, total liabilitas terpantau membengkak 26,4 persen (y-o-y) menjadi USD577,77 juta.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat USD793,09 juta atau melorot 11,3 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar USD85,61 juta atau mengalami kenaikan 26,2 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai USD67,83 juta. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top