Pembatasan Produksi Nikel Indonesia Bakal Dongkrak Harga Global

nikel
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Rencana pemerintah Indonesia untuk membatasi produksi nikel diyakini berpotensi menjadi katalis penguatan harga di pasar global, bersamaan dengan kondisi kelebihan pasokan yang menekan komoditas tersebut. S&P Global Ratings menilai, kebijakan ini dapat memberi dukungan harga, meski dampaknya akan sangat bergantung pada skala dan durasi penerapan intervensi.

Berdasarkan laporan Dow Jones Newswires, Kamis (22/1), S&P Global Ratings mencatat harga nikel mulai menunjukkan tren penguatan, seiring dengan pergerakan logam industri lainnya yang terungkit sinyal pengetatan pasokan global. Kontrak nikel tiga bulan di London Metal Exchange (LME) terakhir mengalami kenaikan 0,1 persen ke level USD18.020 per metrik ton.

S&P menegaskan, setiap pengurangan pasokan dalam jumlah besar berpotensi mempengaruhi harga pasar secara signifikan. Tetapi, efektivitas kebijakan pembatasan produksi tersebut bukan cuma ditentukan besaran pemangkasan, melainkan juga konsistensi kebijakan dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, perbaikan harga yang bersifat berkelanjutan tetap mensyaratkan adanya peningkatan permintaan nikel.

Pada sisi lain, rencana pemangkasan produksi ini sekaligus menyoroti risiko regulasi yang melekat pada produsen nikel yang beroperasi di Indonesia. Menurut S&P Global Ratings, ketidakpastian kebijakan menjadi faktor yang perlu diperhitungkan para pelaku industri dalam merespons dinamika pasar nikel ke depan. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top