
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) membukukan laba bersih Rp4,31 triliun atau meroket 7.697,6 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang hanya Rp55,23 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan DEWA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten milik Bakrie Group ini mencatatkan pendapatan Rp6,39 triliun atau bertumbuh 6 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp6,03 triliun.
Di tengah pertumbuhan omzet tersebut, DEWA justru mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 2,9 persen (year-on-year) menjadi Rp5,43 triliun. Dengan demikian, laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp962,17 miliar atau melesat 118,9 persen (y-o-y).
Pada periode Januari-Desember 2025, emiten pertambangan migas dan batubara ini membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp4,21 triliun atau melonjak 4.332,8 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 senilai Rp95,08 miliar.
Dengan adanya manfaat pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp93,02 miliar, maka laba tahun berjalan DEWA menjadi Rp4,31 triliun melesat 7.697,6 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 juga sebesar Rp4,31 triliun atau meroket 7.697,6 persen (y-o-y).
Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas DEWA per 31 Desember 2025 tercatat Rp8,59 triliun atau melambung 182,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai dari Rp3,04 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas mencapai Rp8,14 triliun atau membengkak 48,2 persen (y-o-y).
Per 31 Desember 2025, total aset Darma Henwa sebesar Rp16,73 triliun alias meningkat 96,1 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas Rp1,59 triliun atau melonjak 358,9 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp346,53 miliar. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
