Pendapatan di 2025 Tumbuh 17,9%, Laba Bersih TAPG Melejit Jadi Rp3,7 Triliun

tapg
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) membukukan laba bersih Rp3,7 triliun atau melejit hingga 18,7 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp3,12 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan TAPG untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten perkebunan kelapa sawit milik konglomerat TP Rachmat ini mencatatkan pendapatan Rp11,4 triliun atau bertumbuh 17,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp9,67 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut diikuti peningkatan beban pokok penjualan sebesar 16,1 persen (year-on-year) menjadi Rp6,9 triliun, sehingga laba bruto TAPG di sepanjang 2025 menjadi Rp4,5 triliun atau melonjak 20,8 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp3,72 triliun.

Pada peiode Januari-Desember 2025, TAPG membukukan laba usaha Rp3,54 triliun atau mengalami kenaikan 16,4 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp4,66 triliun atau bertumbuh 18,7 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024 senilai Rp3,93 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp815,97 miliar, maka laba tahun berjalan perseroan menjadi Rp3,85 triliun atau meningkat 18,7 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp3,7 triliun atau melejit 18,7 persen (y-o-y).

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas TAPG per 31 Desember 2025 tercatat Rp11,69 triliun atau meningkat 3,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp11,28 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat Rp3,01 triliun atau bisa ditekan 0,7 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp1,87 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan mencapai Rp14,7 triliun atau mengalami kenaikan 2,7 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp1,65 triliun atau melonjak 26,1 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp1,31 triliun. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top