Raih Omzet Rp2,54 Triliun, Laba Bersih DCI (DCCI) di 2025 Melonjak Jadi Rp1 Triliun

toto sugiri
Pemilik dan Direktur Utama PT DCI Indonesia Tbk (DCII), Otto Toto Sugiri – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) membukukan laba Rp1 triliun atau melonjak 25,7 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp796,48 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan DCII untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten data center milik pengusaha Otto Toto Sugiri ini mencatatkan pendapatan Rp2,54 triliun atau melambung 40,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp1,81 triliun.

Seiring dengan peningkatan revenue tersebut, beban pokok pendapatan DCII tercatat membengkan 54,5 persen (year-on-year) menjadi Rp1,17 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp1,37 triliun atau bertumbuh 29,9 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp1,06 triliun.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha DCII tercatat Rp1,26 triliun atau melompat 29,7 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp974,81 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp1,18 triliun atau melesat 30,7 persen (y-o-y).

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di sepanjang 2025 yang sebesar Rp178,77 miliar, maka laba tahun berjalan menjadi Rp1 triliun atau naik signifikan 25,7 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat Rp1 triliun atau melonjak 25,7 persen dibandingkan laba bersih 2024 senilai Rp796,48 miliar.

Pada sisi neraca, jumlah ekuitas DCII per 31 Desember 2025 tercatat Rp4,01 triliun atau melesat 33,4 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp3 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp2,64 triliun alias membengkak 45,5 persen (y-o-y).

Akibatnya, per 31 Desember 2025 total aset DCII menjadi Rp6,65 triliun atau melesat 37,9 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp255,78 miliar atau bertumbuh 17,9 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp217,01 miliar. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top