Raih Pendapatan Rp2,76 Triliun, Laba Bersih BKSL di 2025 Melesat 4.682,8%

bksl2
PT Sentul City Tbk (BKSL) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Sentul City Tbk (BKSL) membukukan laba bersih Rp830,29 miliar atau melesat 4.682,8 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang hanya senilai Rp17,36 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BKSL untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Sakti Generasi Perdana ini mencatatkan pendapatan bersih Rp2,76 triliun atau melonjak 270,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp744,07 miliar.

Sejalan dengan lonjakan kinerja pada area top line tersebut, beban pokok pendapatan BKSL ikut meningkat 217,9 persen (year-on-year) menjadi Rp1,19 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp1,57 triliun alias melambung 323,6 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp370,65 miliar.

Pada periode Januari-Desember 2025, emiten milik Lippo Group ini membukukan laba usaha Rp1,05 triliun atau meningkat signifikan 4.309 persen (y-o-y), sedangkan laba sebelum beban pajak penghasilan sebesar Rp842,65 miliar melonjak 4.525,4 persen dari Rp18,22 miliar di periode Januari-Desember 2024.

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp9,79 miliar, maka laba tahun berjalan BKSL menjadi Rp832,86 miliar atau meroket 5.880,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp830,29 miliar.

Secara posisi keuangan, jumlah ekuitas BKSL per 31 Deember 2025 tercatat Rp15,99 triliun atau bertumbuh 5,5 peren dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp15,15 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp5,27 triliun atau bisa ditekan 12,7 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp3,52 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset emiten yang sahamnya dimiliki investor individu Megawati Taufiq ini mencapai Rp21,26 triliun atau meningkat tipis 0,3 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp561,47 miliar atau melejit 104,9 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp273,9 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top