Saham Top 5 Market Cap Rontok, IHSG Lanjut Tertekan ke 8.220

bei
Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingsStock.ID – Lima saham dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak berbalik ke zona merah, sehingga menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke teritori negatif dan menyentuh level terendah 8.220 di sesi pertama hari ini.

Berdasarkan pemantauan di pasar untuk perdagangan Kamis (12/2), BREN sebagai pemilik market cap terbesar di Bursa dibuka menguat 1,2 persen ke posisi 8.400 dan bahkan sempat menyenggol level 8.425 yang setara dengan kenaikan 1,51 persen.

Tetapi sayangnya, saham perusahaan milik taipan Prajogo Pengestu ini gagal menjaga pola kenaikan yangb sudah terbentuk di awal sesi pagi. Kondisi tersebut tercermin dari harga saham emiten di bawah kendali BRPT ini yang terperosok ke level 8.025 atau anjlok 3,31 persen.

Selain BREN, saham TPIA juga terpantau lebih dominan berkutat di area negatif, kendati saat pembukaan bisa bertahan di level penutupan kemarin 7.325 dan bahkan sempat menggapai level 7.400 yang setara dengan kenaikan 1,02 persen. Namun kinerja positif tersebut tidak bertahan lama, lantaran pola pergerakan berbalik ke 7.250 atau melorot 1,02 persen.

Pemilik market cap terbesar kedua di BEI, yakni BBCA juga terperangkap di zona merah dan bahkan sempat terjatuh ke posisi 7.350 pada satu jam pertama sejak pembukaan perdagangan hari ini. Padahal sempat bergerak ke area positif 7.475 yang setara dengan kenaikan 0,34 persen.

Sementara itu, DSSA pada pagi ini dibuka stagnan pada level 97.000 dan berlanjut tersungkur ke area merah hingga level 94.800 atau anjlok 2,27 persen. Adapun saham BBRI sebagai pemilik market cap terbesar kelima di BEI, terpantau tidak mampu menyentuh zona hijau dan bahkan tertahan di 3.760 atau melorot 1,05 persen pada pukul 11.00 WIB. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top