
RollingStock.ID – Hingga akhir pekan lalu (6/2), pemegang saham pengendali yang juga merupakan Komisaris Utama PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), Rudi Reksa Sutantra terus melanjukan aksi jual saham perseroan secara berturut-turut yang dilakukannya sejak awal Desember 2025.
Berdasarkan laporan terbaru PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diterbitkan di Jakarta, Senin (9/2), pada 6 Februari 2026 Rudi tercatat kembali mencicil penjualan saham ATLA, yakni sebanyak 13 Juta lembar.
Dengan aksi divestasi secara bertahap tersebut, maka kepemilikannya di ATLA tersisa 2.844.254.200 saham atau sebesar 45,88 persen. Padahal sehari sebelumnya, pemegang saham mayoritas ini masih menggenggam 2.857.254.200 saham atau setara 46,09 persen jumlah saham ditempatkan dan disetor ATLA.
Pada 5 Februari 2026, Rudi juga melakukan dua kali transaksi penjualan saham ATLA, masing-masing sebanyak 15 juta lembar dan 1,7 juta lembar. Sehari sebelumnya (4/2), dia juga melego sebanyak 10 juta saham, setelah pada 3 Februari 2026 mendivestasi pula saham ATLA sebanyak 10 juta lembar.
Aksi jual yang dilakukan Rudi di sepanjang bulan ini merupakan upaya divestasi secara marathon untuk melanjukan aksi jual pada Januari 2026. Bahkan, sejak awal Desember 2025, Rudi juga menjual saham sebanyak 10 juta, sehingga saat itu kepemilikannya tersisa 48,58 persen dari sebelumnya 48,58 persen dari sebelumnya mencapai 48,74 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor ATLA.
Pada penutupan perdagangan hari ini (9/2), saham ATLA mendekati level gocap alias di posisi 52 atau melemah 3,7 persen dibandingkan penutupan kemarin. Selama sebulan terakhir, harga saham tercatat ambles 20 persen, sedangkan dalam tiga bulan sudah melorot 18,75 persen. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
