Sepanjang 2025, ARCI Biayai Eksplorasi Tambang Emas Rp167 Miliar

arci
PT Archi Indonesia Tbk – (Foto: Dokumentasi ARCI)

RollingStock.ID – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melaporkan, sepanjang 2025 perseroan mengeluarkan total biaya untuk kegiatan eksplorasi mencapai USD10 juta atau setara dengan Rp167,2 miliar jika mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 31 Desember 2025 sebesar Rp16.720 per dolar AS.

Berdasarkan laporan resmi ARCI yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/1) malam, emiten di bawah kendali PT Rajawali Corpora ini telah melakukan pengeboran di periode Januari-Desember 2025 mencapai total 397 titik dengan total kedalaman 85.893 meter.

Adapun rinciannya, pada Kuartal I-2025 mengebor 84 titik dengan total kedalaman 19.833 meter, Kuartal II sebanyak 106 titik dengan total kedalaman 20.742 meter, Kuartal III sebanyak 107 titik dengan total kedalaman 22.599 meter dan pada Kuartal IV-2025 sebanyak 100 titik dengan total kedalaman 22.719 meter.

Manajemen ARCI menyampaikan, perseroan memegang 100 persen kepemilikan di tambang emas Toka Tindung di Sulawesi Utara, melalui entitas anak yang dimiliki sepenuhnya, PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN).

Tambang emas Toka Tindung terdiri dari dua kontrak karya dengan total luas konsesi 39.817 hektare yang terbentang di Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, Sulawesi Utara. Dua kontrak karya ini berlaku sampai 2041, bahkan MSM dan TTN mendapatkan jaminan perpanjangan kontrak karya dua kali lagi dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang masing-masing perpanjangan jangka waktu maksimum 10 tahun.

Kegiatan eksplorasi MSM dan TTN di periode Januari-Desember 2025 difokuskan pada kegiatan pengeboran eksplorasi dan pengeboran untuk peningkatan sumber daya dan cadangan di Wilayah Koridor Timur dan di Koridor Barat. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top