
RollingStock.ID – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berencana membagikan dividen final tunai senilai Rp15 per saham setelah sebelumnya membagikan dividen interim tunai sebesar Rp22 per saham pada 20 November 2025.
Berdasarkan hasil RUPS Tahunan SIDO yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/4), para pemegang saham telah menyetujui pembagian dividen Rp37 per saham. Keputusan ini mengacu pada kinerja keuangan untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025.
Manajemen emiten milik Irwan Hidayat ini menetapkan bahwa dana dividen berasal dari laba bersih Tahun Buku 2025. Total dividen per saham tersebut sudah memperhitungkan dividen interim Rp22 per saham yang sudah terealisasi.
Pada RUPS Tahunan hari ini, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen final Rp15 per saham. Adapun saham treasuri SIDO yang sebanyak 564.800.000 lembar tidak berhak untuk mendapatkan dividen.
Dengan penetapan dividen final Rp15 per saham, maka investor publik akan mendapatkan jatah dana dividen sebesar Rp92,16 miliar, sedangkan nvestor individu Surono Subekti dengan kepemilikan 2,26 persen di SIDO akan mengantongi Rp10,18 miliar.
Adapun PT Hotel Candi Baru sebagai pemegang saham pengendali (PSP) SIDO akan ditransfer mencapai Rp349,17 miliar. Sementara itu, sisanya akan dibagikan kepada sejumlah anggota direksi dan komisaris sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing.
Patut dicatat, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 17 April 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 20 April 2026. Sementara itu, recording date yang berhak atas dividen pada 21 April 2026 dan pembayaran dividen diagendakan pada 7 Mei 2026.
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (9/4), saham SIDO berada di level 515 atau atau melemah 0,96 persen dibandingan penutupan kemarin. Dengan demikian, dividend yield yang akan diterima pemegang saham sebesar 2,91 persen. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
