
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) membukukan laba bersih Rp704,76 miliar atau menurun 3,3 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar Rp728,95 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan CNMA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten pengelola bioskop Cinema XXI ini mencatatkan total pendapatan Rp5,86 triliun atau bertumbuh terbatas 2,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp5,71 triliun.
Pada periode Januari-Desember 2025, total beban dan biaya operasi emiten di bawah kendali PT Harkatjaya Bumipersada ini tercatat meningkat 3,4 persen (year-on-year) menjadi Rp4,83 triliun pada 2025, sedangkan total pendapatan lainnya (neto) senilai Rp23,35 miliar atau lebih tinggi 23,6 persen (y-o-y).
Akibat perkembangan tersebut, maka laba usaha CNMA di 2025 menjadi Rp1,05 triliun atau menurun tipis 0,5 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp977,65 miliar atau merosot 2,1 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp998,83 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp201,41 miliar atau meningkat 2,6 persen (y-o-y), maka laba tahun berjalan CNMA menjadi Rp776,24 miliar atau lebih rendah 3,3 persen (y-o-y). Adapun besaran laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai Rp704,76 miliar alias menurun 3,3 persen dibandingkan laba bersih di 2024 sebesar Rp728,95 miliar.
Dari sisi neraca, jumlah ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp4,34 triliun atau merosot 5,7 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp4,6 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp2,42 triliun atau meningkat 0,7 persen (y-o-y).
Per 31 Desember 2025, total aset CNMA sebesar Rp6,76 triliun atau menurun 3,5 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp1,81 triliun atau melorot 10,6 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp2,02 triliun. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
