Tergerus Lonjakan Beban, Laba Bersih DAAZ di Sepanjang 2025 Ambles 42,1%

daaz
PT Daaz Bara Lestari Tbk – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) hanya mampu membukukan laba bersih Rp263,73 miliar atau ambles 42,1 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp455,43 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan DAAZ untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Daaz Nusantara Abadi ini mencatatkan pendapatan Rp13,41 triliun atau melonjak 32,3 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp10,13 triliun.

Namun di sepanjang 2025, perseroan gagal mengoptimalkan pengendalian beban pokok pendapatan yang tercatat membengkak 37,4 persen (year-on-year) menjadi Rp12,51 triliun. Dengan demikian, laba bruto DAAZ pada tahun lalu merosot 12,2 persen menjadi Rp902,27 miliar dari Rp1,03 triliun di 2024.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba sebelum pajak yang dicatatkan DAAZ senilai Rp392,56 miliar atau mengalami penurunan signifikan hingga sebesar 45,4 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak di periode yang sama 2024 sebesar Rp718,29 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp36,85 miliar, maka laba tahun berjalan DAAZ menjadi Rp355,72 miliar atau terjerembab 41,6 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai Rp263,73 miliar alias ambles 42,1 persen (y-o-y).

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas DAAZ per 31 Desember 2025 tercatat Rp2,18 triliun atau meningkat 5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp2,07 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp4,14 triliun atau membengkak 35,3 persen (y-o-y), yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp2,12 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat Rp6,32 triliun atau meningkat 23,1 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas Rp841,92 miliar atau bertumbuh 14,7 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp734,19 miliar. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top