
RollingStock.ID – PT RMK Energy Tbk (RMKE) berencana menerbitkan dan menawarkan surat utang sebesar Rp600 miliar, yang sebagian besar perolehan dananya akan dipinjamkan kepada sejumlah anak usaha.
Mengacu pada Prospektus Ringkas RMKE terkait rencana penerbitan surat utang yang dikutip Kamis (29/1), distributor batubara di bawah kendali PT RMK Investama akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 sebesar Rp600 miliar.
Sekadar mengingatkan, RMKE menargetkan total penghimpunan dana dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan I sebesar Rp1,5 triliun. Sebelumnya, perseroan telah mendistribusikan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2025 senilai Rp400 miliar.
Pada rencana penawaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 sebesar Rp600 miliar, surat utang ini terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A sebesar Rp450 miliar bertenor lima tahun dengan tingkat bunga 7,75 persen. Seri B senilai Rp150 miliar bertenor tujuh tahun dengan tingkat bunga 8,25 persen per tahun.
Berdasarkan hasil pemeringkatan PT Peringkat Efek Indonesia (Pefindo) surat utang RMKE ini memiliki rating idA (Single A). Pada aksi korporasi ini, manajemen perseroan menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Sucor Sekuritas dan PT BNI Sekuritas.
Masa penawaran umum obligasi akan berlangsung pada 10-12 Februari 2026, penjatahan pada 13 Februari 2026, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 19 Februari 2026 dan pencatatan surat utang di Bursa Efek Indonesia (BEI) diagendakan pada 20 Februari 2026.
Rencananya, dana hasil penawaran umum obligasi ini —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— sebesar 31,67 persen akan digunakan dipinjamkan kepada anak usaha RMKE, PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara. Sebesar 60 persen juga akan dipinjamkan ke anak usaha, PT Royaltama Mulia Kencana, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan RMKE untuk modal kerja. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
