Laba Bersih WOMFinance (WOMF) di 2025 Anjlok 45,78% Jadi Rp142,55 Miliar

womf3
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk hanya membukukan laba bersih senilai Rp142,55 miliar atau tersungkur 45,78 persen dibandingkan dengan capaian di 2024 yang sebesar Rp262,92 miliar. Penurunan ini terutama dipicu lonjakan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN).

Berdasarkan laporan keuangan WOFM untuk periode berakhir 31 Desember 2025 yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/20, emiten di bawah kendali PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) ini meraih pendapatan Rp2,17 triliun (Rp2,169 triliun) atau relatif stagnan dibandingan 2024 yang juga Rp2,17 triliun (Rp2,166 triliun).

Sayangnya, total beban WOMFinance di sepanjang 2025 tercatat membengkak 8,53 persen (year-on-year) menjadi Rp1,99 triliun. Peningkatan terbesar berasal dari pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang melonjak 26,75 persen (y-o-y) menjadi Rp452,77 miliar, sehingga menggerus profitabilitas WOMF.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba sebelum beban pajak penghasilan yang dicatatkan emiten pembiayaan ini mengalami penurunan 46,9 persen menjadi Rp174,71 miliar dibandingkan sebesar Rp329,01 miliar pada periode yang sama di 2024.

Akibat adanya beban pajak penghasilan di 2025 senilai Rp32,16 miliar, maka laba bersih tahun berjalan yang dibukukan WOMF menjadi sebesar Rp142,55 miliar alias tersungkur 45,78 persen dibandingkan dengan laba bersih tahun berjalan di 2024 sebesar Rp262,92 miliar.

Pada sisi balance sheet, ekuitas perseroan per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,98 triliun atau meningkat 4,82 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp1,89 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas membengkak 6,56 persen (y-o-y) menjadi Rp5,39 triliun, terutama dipicu peningkatan utang bank dan utang obligasi,

Per 31 Desember 2025, total aset WOMF tercatat Rp7,37 triliun atau meningkat 6,08 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas (neto) senilai Rp509,8 miliar atau merosot 5,54 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp539,72 miliar. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top