
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan laba bersih sebesar Rp182,29 miliar atau bertumbuh 26,4 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp144,28 miliar pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan BALI untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten menara telekomunikasi ini mencatatkan pendapatan usaha Rp1,24 triliun atau meningkat 18,5 persen dibandingkan dengan sepanjang 2024 yang sebesar Rp1,05 triliun.
Seiring dengan peningkatan revenue tersebut, beban pokok pendapatan yang dicatatkan BALI membengkak 27,5 persen (year-on-year) menjadi Rp594,63 miliar, sehingga laba bruto di Tahun Buku 2025 menjadi Rp644,58 miliar atau lebih tinggi 11,2 persen dibandingkan Tahun Buku 2024 senilai Rp579,61 miliar.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten di bawah kendali PT Kharisma Cipta Towerindo ini tercatat Rp543,82 miliar atau mengalami kenaikan 12,1 persen (y-o-y), sementara itu laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp214,46 miliar atau meningkat 28,2 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp32,17 miliar, maka laba tahun berjalan BALI menjadi Rp182,29 miliar atau melompat 26,4 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di 2025 juga sebesar Rp182,29 miliar atau 26,4 persen dari laba bersih 2024 senilai Rp144,28 miliar.
Pada sisi balance sheet, jumlah ekuitas BALI per 31 Desember 2025 tercatat Rp2,46 triliun atau melorot 4,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp2,58 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat membengkak 36,2 persen menjadi Rp4,76 triliun dari Rp3,5 triliun pada akhir 2024.
Akibat lonjakan utang tersebut, maka per 31 Desember 2025, total aset perseroan meningkat 18,9 persen (y-o-y) menjadi Rp7,22 triliun, dengan jumlah kas dan setara kas melesat 570,4 persen menjadi Rp1,27 triliun dari posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp189,69 miliar. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
