
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membukukan laba bersih sebesar Rp1,23 triliun atau mengalami kenaikan dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp1,17 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan SIDO untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten farmasi di bawah kendali PT Hotel Candi Baru ini mencatatkan penjualan mencapai Rp4,08 triliun atau bertumbuh 4,1 persen dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar dari Rp3,92 triliun.
Seiring dengan pertumbuhan omzet tersebut, beban pokok penjualan SIDO meningkat 5,9 persen (year-on-year) menjadi Rp1,71 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp2,37 triliun atau mengalami kenaikan 2,8 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp2,3 triliun.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha Sido Muncul tercatat Rp1,54 triliun atau bertumbuh 4,9 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp1,57 triliun atau meningkat 4,3 persen di bandingkan periode Januari-Desember 2024 yang senilai Rp1,51 triliun.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp345,22 miliar, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan SIDO menjadi Rp1,23 triliun atau melompat 5 persen (y-o-y). Capaian ini seluruhnya atau Rp1,23 triliun diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau meningkat 4,9 persen (y-o-y).
Pada sisi balance sheet, total ekuitas SIDO per 31 Desember 2025 tercatat Rp3,12 triliun atau melorot 10,5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp3,49 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat membengkak 24,3 persen (y-o-y) menjadi Rp561,44 miliar.
Per 31 Desember 2025, total aset emiten milik pengusaha Irwan Hidayat ini tercatat Rp3,68 triliun atau mengalami penurunan 6,5 persen (y-o-y). Jumlah kas dan setara kas tersisa Rp462,59 miliar atau anjlok 45,9 persen (y-o-y), terutama disebabkan peningkatan pembayaran dividen di 2025 sebesar 17,6 persen (y-o-y) menjadi Rp1,27 triliun. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
