
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) hanya mampu meraih laba bersih Rp111,21 miliar atau anjlok 40,3 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar Rp186,42 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan JKON untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, anak usaha PT Pembangunan Jaya ini mencatatkan pendapatan usaha senilai Rp3,85 triliun atau menurun 0,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp3,88 triliun.
Di tengah penurunan omzet tersebut, beban pokok pendapatan justru membengkak 2,7 persen (year-on-year) menjadi Rp3,35 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 melorot 17,9 persen menjadi Rp504,43 miliar dari Rp614,20 miliar pada tahun sebelumnya.
Laba usaha Jaya Konstruksi di 2025 tercatat Rp96,31 miliar atau tersungkur 35,9 persen (y-o-y), lantaran adanya tambahan tekanan dari beban umum dan administrasi yang tetap tinggi sebesar Rp343,05 miiar. Sementara itu, laba sebelum pajak pada tahun lalu hanya Rp134,19 miliar atau terjerembab 41,4 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp20,66 miliar, maka laba tahun berjalan yangb dicatatkan JKON menjadi Rp113,53 miliar atau terperosok 39,9 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp111,21 miliar atau anjlok 40,3 persen (y-o-y).
Pada sisi neraca, jumlah ekuitas JKON per 31 Desember 2025 tercatat Rp3,24 triliun atau meningkat 2,1 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp3,18 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas membengkak 5,1 persen (y-o-y) menjadi Rp1,26 triliun, yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp1,17 triliun.
Per 31 Desember 2025, total aset Jaya Konstruksi sebesar Rp4,5 triliun atau mengalami kenaikan 2,9 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp678,78 miliar atau bertumbuh 16,5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp582,43 miliar. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
