
RollingStock.ID – PT Bank Permata Tbk (BNLI) memutuskan untuk membayar dividen tunai final sebesar kepada Rp1,13 triliun kepada Bangkok Bank Public Company Limited sebagai pengendali perseroan, setelah para pemegang saham menyetujui pembagian dividen Rp35 per saham atau sebesar Rp1,27 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi BNLI tertanggal 8 April 2026, sebesar kurang lebih Rp1,266 triliun dari laba bersih Tahun Buku 2025 akan dibagikan sebagai dividen tunai final. Seperti diketahui, sepanjang 2025 perseroan mampu mencatatkan laba bersih Rp3,59 triliun atau naik tipis 0,6 persen (year-on-year).
Dengan penetapan dividen final Rp35 per saham, maka Bangkok Bank akan meraup Rp1,128 triliun, sedangkan investor publik akan meraih Rp137,36 miliar dan Direktur Utama BNLI, Meliza Musa Rusli akan menerima Rp13,97 juta. Adapun sisal aba bersih akan dibukukan sebagai laba ditahan.
Pada pelaksanaan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 pada 7 April 2026, para pemegang saham menyepakati cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi (cum date) pada 15 April 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 16 April 2026.
Adapun tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) Permata Bank yang berhak atas dividen tunai pada 17 April 2026 dan pembayaran dividen diagendakan pada 7 Mei 2026. Apabila mengacu pada harga penutupan saham BNLI kemarin (8/4) di level 2.980, maka dividend yield bagi investor hanya 1,17 persen. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
