
RollingStock.ID – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) akan membagikan dividen tunai final sebesar Rp70 per saham, sehingga perseroan wajib mengalokasikan dana untuk investor publik sebesar Rp71,03 miliar.
Penetapan nilai dividen final tersebut setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) DRMA yang digelar di Jakarta, Jumat (17/4) menyetujui total dividen untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp329,41 miliar atau setara dengan Rp70 per saham.
Berdasarkan hasil RUPS Tahunan DRMA, dividen tunai tersebut setara dengan 50 persen dari laba bersih perseroan untuk Tahun Buku 2025 yang mencapai Rp652,58 miliar. Rapat juga menyetujui penetapan dana cadangan umum Rp1 miliar, sedangkan sisa laba bersih akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.
Dengan penetapan dividen senilai Rp70 per saham tersebut, maka PT Dharma inti Anugerah akan meraup dana dari DRMA sebesar Rp156,8 miliar, PT Triputra Investindo Arya bisa meraih Rp46,65 miliar.
Sementara itu, investor publik (warkat dan non-warkat) mendapatkan jatah Rp71,03 miliar. Investor publik individu, Philipus Naftali dengan kepemilikan 1,28 persen akan meraih Rp4,2 miliar. Sisa dari alokasi dividen akan ditransfer ke rekening sejumlah direksi dan komisaris DRMA sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing.
Patut diingat, cum dividen final di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 April 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 28 April 2026. Adapun cum dividen di pasar tunai pada 29 April 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 30 April 2026.
Pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen adalah investor yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Saham (DPS) DRMA pada 29 April 2026 (recording date). Sementara itu, dividen tunai akan ditransfer ke masing-masing rekening pemegang saham pada 7 Mei 2026. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
