BTPS Siapkan Dividen Rp106,75 Miliar untuk Investor Publik, Catat Batas Cum Date!

btps2
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) akan membagikan dividen tunai final senilai Rp46,2 per saham, sehingga pemegang saham publik berhak atas alokasi dana dividen mencapai Rp106,75 miliar.

Penetapan nilai dividen final tersebut setelah RUPS Tahunan BTPS yang digelar di Jakarta, Kamis (16/4) menyetujui total dividen untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp85,7 per saham atau setara dengan Rp660 miliar. Rapat juga menyetujui laba ditahan sebesar Rp521 miliar.

Dengan dividen final Rp46,2 per saham tersebut, maka BTPS harus mengalokasikan dana untuk investor publik sebesar Rp106,75 miliar, sedangkan PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sebagai induk akan mendapatkan Rp249,14 miliar. Sementara itu, sisa dana dari dividen final akan ditransfer ke rekening sejumlah direksi sesuai porsi kepemilikannya masing-masing.

Patut dicatat, cum dividen final di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 24 April 2026 (cum date), sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 April 2026. Adapun cum dividen di pasar tunai pada 28 April 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 29 April 2025.

Pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen final adalah investor yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Saham (DPS) BTPS pada 28 April 2026 (recording date). Sementara itu, dividen tunai akan ditransfer ke masing-masing rekening pemegang saham pada 19 Mei 2026.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya BTPN Syariah telah membagikan dividen interim senilai Rp39,5 per saham pada 18 Desember 2025, dengan jatah investor publik sebesar Rp91,27 miliar dan BTPN sebagai pemegang saham pengendali mengantongi Rp213,01 miliar.

Pada kinerja di Tahun Buku 2025, BTPS mencatatkan laba bersih Rp1,2 triliun atau bertumbuh 13 persen (year-on-year), dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,35 triliun. Rasio keuangan BTPS tetap kuat dengan Return on Asset (RoA) sebesar 7,2 persen dan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 57,7 persen. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top