FORE Siapkan 3 Jurus Baru untuk Kejar Pertumbuhan Agresif di 2026

fore
PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mengungkapkan, perseroan mengandalkan tiga pilar strategi pertumbuhan bisnis untuk menjaga ekspansi dan memperkuat posisi di industri kopi nasional untuk Tahun Buku 2026, yakni ekspansi gerai strategis, inovasi produk dan diversifikasi bisnis melalui Fore Donut.

Berdasarkan materi Public Expose yang akan digelar 11 Mei 2026, emiten di bawah kendali Fore Holdings Pte Ltd ini menyebutkan bahwa strategi pertama difokuskan pada ekspansi gerai secara terukur dan terencana dengan dukungan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

Manajemen FORE mengungkap, pada tahun ini pihaknya menargetkan pembukaan lebih dari 100 gerai baru Fore Coffee dan Fore Donut, sebagai upaya melanjutkan pembukaan lebih dari 90 gerai baru di sepanjang 2025. Sejauh ini ekspansi Fore Coffee diarahkan secara agresif ke kota Tier 2 dan Tier 3, termasuk Ambon dan Banda Aceh.

Sementara itu, ekspansi Fore Donut dikonsentrasikan secara selektif pada kota-kota Tier 1. Manajemen FORE mengaku, respons pasar di berbagai kota menunjukkan tingginya tingkat permintaan yang belum terpenuhi terhadap kopi premium dengan harga terjangkau.

Pilar kedua dijalankan melalui inovasi produk berkelanjutan berbasis riset dan pengembangan (R&D). Bahkan, FORE beranggapan bahwa inovasi telah menjadi bagian dari DNA perusahaan untuk menjaga relevansi terhadap kebutuhan dan preferensi konsumen.

Sepanjang 2024, FORE meluncurkan sejumlah kampanye musiman seperti “The Tani Series” dan “Taste of The New Culture”. Pada 2025, perseroan memperluas portofolio melalui peluncuran “The Prime Series”, “Fore Matcha Club”, serta produk makanan “Roll Cake”. Memasuki 2026, FORE meluncurkan “Sunny Burst Series” yang diklaim mendapatkan respons positif dari pasar.

Pada pilar ketiga dijalankan melalui diversifikasi bisnis lewat pengembangan merek Fore Donut. Seperti diketahui, emiten yang sahamnya dimiliki investor individu Ferry Sudjono ini telah membuka dua gerai perdana Fore Donut pada akhir 2025 dan menambah lima gerai baru pada Kuartal I-2026, sehingga total gerai mencapai tujuh unit.

Manajemen FORE mengaku, Fore Donut mendapatkan respons pasar yang kuat melalui konsep produk fresh handmade dan perseroan juga sedang mempersiapkan pembukaan gerai baru di Bandara Soekarno-Hatta, Bandung dan Surabaya guna mengakomodasi peningkatan permintaan konsumen.

Sejalan dengan strategi tersebut, emiten yang sahamnya juga dimiiki UOB KAY HIAN Pte Ltd ini mencatat jumlah gerai aktif Fore Coffee mencapai 335 gerai per 31 Maret 2026 atau bertumbuh 36 persen (year-on-year). Pendapatan selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat Rp444,56 miliar atau melonjak 52,4 persen (y-o-y), sedangkan laba bersih melesat 60,5 persen (y-o-y) menjadi Rp9,43 miliar.

Dengan pencapaian laba bersih senilai Rp9,43 miliar tersebut, maka per 31 Desember 2026 jumlah defisit FORE menyusut 5,3 persen menjadi Rp168,37 miliar dibandingkan dengan akumulasi kerugian per 31 Desember 2025 yang mencapai Rp Rp177,8 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top