Tergerus Kenaikan Beban di 1Q26, Laba Bersih Tjiwi Kimia (TKIM) Melorot 17,2%

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Selama tiga bulan pertama tahun ini, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) membukukan laba bersih USD81,72 juta atau melorot 17,2 persen dibandingkan dengan capaian di Kuartal I-2025 sebesar USD98,67 juta.

Berdasarkan laporan keuangan TKIM untuk periode yang berakhir 31 Maret 2026, perusahaan industri kertas di bawah jaringan bisnis Sinar Mas Group ini mencatatkan penjualan bersih USD261,55 juta atau bertumbuh 2,5 persen dibandingkan periode yang sama di 2025 sebesar USD255,24 juta.

Seiring dengan peningkatan omzet tersebut, beban pokok penjualan juga ikut meningkat 2,2 persen (year-on-year) menjadi USD219,82 juta, sehingga laba bruto TKIM di Kuartal I-2026 menjadi USD41,72 juta atau meningkat 4 persen dibandingkan Kuartal I-2025 senilai USD40,14 juta.

Namun pada periode Januari-Maret 2026, total beban usaha emiten yang sahamnya juga dimiliki PT Langgeng Murni Laksana ini tercatat membengkak 19 persen (y-o-y) menjadi USD21,63 juta. Dengan demikian, laba usaha menurun 8,5 persen menjadi USD20,09 juta dari USD21,97 juta pada periode Januari-Maret 2025.

Selama tiga bulan pertama di 2026, emiten di bawah kendali PT APP Purinusa Ekapersada ini hanya membukukan laba sebelum beban pajak penghasilan senilai USD85,69 juta alias merosot 15,9 persen dibandingkan dengan laba sebelum beban pajak di periode yang sama 2025 sebesar USD101,86 juta.

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar USD3,97 juta, maka laba tahun berjalan TKIM menjadi USD81,72 juta atau terperosok 17,2 persen (y-o-y). Adapun besaran laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2026 juga senilai USD81,72 juta atau melorot 17,2 persen dari laba bersih di 2025.

Pada sisi balance sheet, jumlah ekuitas TKIM per 31 Maret 2026 tercatat USD3,03 miliar atau bertumbuh 2,8 persen dibandingkan per 31 Desember 2025 senilai USD2,95 miliar. Hingga akhir Kuartal I-2026, total liabilitas sebesar USD988,48 juta atau meningkat 1,7 persen (year-to-date).

Per 31 Maret 2026, total aset emiten yang sahamnya juga dimiliki PT Portgate Aset Indonesia ini mencapai USD4,02 miliar atau mengalami kenaikan 2,5 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD100,39 juta atau merosot 11,7 persen dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2025 sebesar USD113,66 juta pada akhir 2025.

Apabila mengacu pada cash flow di periode Januari-Maret 2026, penurunan kas TKIM tersebut terutama diakibatkan aktivitas operasi mencatat arus kas negatif sebesar USD34,47 juta, berbalik dari arus kas positif USD37,18 juta pada periode Januari-Maret 2025. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top