PTRO Siapkan Eksposur Rp1,3 Triliun di Rights Issue SINI, Termasuk sebagai Pembeli Siaga

ptro
PT Petrosea Tbk (PTRO) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Petrosea Tbk (PTRO) berpotensi menggelontorkan dana hingga Rp1,3 triliun dalam pelaksanaan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue PT Singaraja Putra Tbk (SINI).

Berdasarkan keterbukaan informasi SINI yang diterbitkan di Bekasi, Selasa (2/6), nilai tersebut berasal dari pelaksanaan HMETD yang akan dimiliki PTRO dan komitmen pembelian saham tambahan dan/atau pembelian saham sebagai pembeli siaga (standby buyer).

Seperti diketahui, SINI berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 721,5 juta saham baru bernilai nominal Rp100 per lembar atau setara 60 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh SINI setelah rights issue. Adapun harga pelaksanaan dari aksi korporasi ini sebesar Rp5.000 per saham, sehingga SINI berpotensi menghimpun dana mencapai Rp3,6 triliun.

PTRO telah menyatakan akan menebus seluruh HMETD yang menjadi haknya sebagai pemegang saham SINI sebanyak-banyaknya 1,8 juta HMETD. Selain itu, PT Kreasi Jasa Persada (KJP) sebagai pemegang 94,94 juta saham atau setara 19,74 persen akan mengalihkan seluruh haknya sebanyak 142,41 juta HMETD kepada PTRO.

Nilai HMETD yang dialihkan tersebut mencapai sekitar Rp712,05 miliar, sehingga PTRO akan memiliki sebanyak-banyaknya 144,2 juta HMETD yang terdiri atas 142,41 juta HMETD hasil pengalihan dari KJP dan sebanyak 1,8 juta HMETD yang merupakan hak PTRO sendiri. Jika seluruh HMETD tersebut dilaksanakan, maka nilai investasinya bisa mencapai Rp721,14 miliar.

Selain itu, PTRO juga menyatakan kesediaannya melakukan pemesanan saham tambahan dan bertindak sebagai pembeli siaga atas saham baru yang tidak terserap pemegang HMETD lainnya. Dalam kapasitas tersebut, perusahaan milik taipan Prajogo Pengestu ini menyiapkan komitmen maksimum Rp580,9 miliar untuk membeli saham yang tersisa setelah pelaksanaan HMETD dan proses penjatahan saham tambahan.

Dengan pelaksanaan HMETD senilai sekitar Rp721,14 miliar dan komitmen pembelian saham tambahan dan pembelian sebagai pembeli siaga hingga Rp580,9 miliar, maka total eksposur investasi PTRO dalam rights issue SINI bisa mencapai Rp1,3 triliun. Angka ini tentunya merupakan nilai maksimum berdasarkan skenario pelaksanaan penuh HMETD dan penggunaan penuh komitmen pembeli siaga.

Dukungan terhadap PM-HMETD I juga datang dari kelompok pemegang saham pengendali SINI yang terdiri dari PT Autum Prima Indonesia, Batubara Development Pte Ltd dan Hapsoro Sukmonohadi alias Happy Hapsoro. Ketiganya telah menyatakan komitmennya untuk melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi hak masing-masing dengan nilai sedikitnya Rp900 miliar. Komitmen ini melengkapi dukungan PTRO sebagai penerima pengalihan HMETD sekaligus pembeli siaga, sehingga memperkuat tingkat kepastian keberhasilan pelaksanaan rights issue SINI.

Sebesar Rp1,51 triliun dari total dana hasil rights issue SINI akan digunakan untuk mengakuisisi 507,38 juta saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) atau setara 99,995 persen modal ditempatkan dan disetor perusahaan tersebut yang saat ini merupakan milik PTRO.

Selain untuk akuisisi KMS, dana sebesar Rp900 miliar akan digunakan untuk pembayaran lebih awal pokok utang SINI kepada kreditur, sedangkan sisanya akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja dan entitas anak usahanya.

Dalam skenario seluruh pemegang saham menebus haknya dan PTRO menjalankan komitmennya, maka kepemilikan Petrosea bisa meningkat menjadi 21,76 persen dari sebelumnya hanya 0,25 persen. Sementara dalam skenario pemegang saham publik tidak melaksanakan HMETD dan PTRO menyerap saham yang tersedia sebagai pembeli siaga, porsi kepemilikannya berpotensi mencapai 28,39 persen.

Berdasarkan jadwal sementara, perdagangan HMETD akan berlangsung pada 14-20 Juli 2026, sedangkan pembayaran penuh yang dilakukan pembeli siaga dijadwalkan pada 23 Juli 2026. Sekadar mengingatkan, rencana rights issue SINI sudah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 26 Mei 2026. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top