
RollingStock.ID – PT Astra International Tbk (ASII) akan mulai melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham senilai maksimal Rp8 triliun pada 20 Juli 2026, usai kemarin (17/7) meraih restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).
Mengutip isi surat ASII yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 17 Juli 2026, perseroan menyebutkan bahwa pemegang saham telah menyetujui rencana buyback saham ASII. Nilai buyback sebanyak-banyaknya Rp8 triliun.
Manajemen ASII menjelaskan, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Selain itu, pelaksanaan buyback juga tetap memperhatikan ketentuan bahwa porsi saham yang beredar di publik (free float) tidak boleh kurang dari 15 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor perseroan.
Sebelumnya, manajemen mengungkapkan, seluruh dana buyback berasal dari kas internal dan bukan dari pinjaman maupun hasil penawaran umum. Perseroan juga menyatakan, pelaksanaan buyback tidak akan berdampak negatif terhadap kinerja keuangan dan usaha, karena ASII memiliki modal dan arus kas memadai untuk membiayai buyback sekaligus mendukung operasional dan pengembangan usaha.
Manajemen ASII berharap, program buyback bisa mengoptimalkan alokasi modal dan mendukung imbal hasil bagi pemegang saham, serta tetap menjaga fleksibilitas pendanaan dan mempertahankan posisi keuangan yang kuat. Buyback akan dilakukan melalui BEI, baik secara bertahap maupun sekaligus, dengan menunjuk satu Perusahaan Efek sebagai pelaksana.
Selain menyetujui program buyback, RUPS-LB juga menyetujui pengalihan sebagian saham hasil program pembelian kembali saham periode 16 Maret 2026-15 Juni 2026 dengan jumlah keseluruhan tidak melebihi 100 juta saham untuk pelaksanaan Management Stock Option Program (MSOP). (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
