Asing Catat Net Buy di Pasar Reguler Rp638,5 Miliar, Picu Reli Saham Big Banks

Ilustrasi – (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – Investor asing kembali membukukan pembelian bersih (net foreign buy) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu (17/7), sehingga di pasar reguler tercatat net foreign buy Rp638,5 miliar yang sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,1 persen ke level 6.175.

Arus masuk dana asing terkonsentrasi pada sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar (big banks), sehingga mendorong indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) melonjak 2,34 persen. Sebaliknya, indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi sektor dengan kinerja terburuk usai terkoreksi 0,5 persen, mencerminkan adanya rotasi dana investor ke saham-saham perbankan.

Saham BBCA terpantau menjadi incaran utama investor asing dengan net foreign buy Rp691,8 miliar dari total nilai pembelian mencapai Rp2 triliun, sehingga BBCA juga ditutup melonjak 4,02 persen ke level 6.475 dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) menjadi Rp790 triliun dan tetap menjadi emiten dengan market cap terbesar di BEI.

Selain BBCA, investor asing juga membukukan net foreign buy pada BMRI sebesar Rp375,3 miliar, dengan penguatan 3,94 persen ke level 4.480 dan market cap tercatat Rp413 triliun. Sementara itu, BBRI mencatat net foreign buy Rp267,6 miliar, diikuti kenaikan harga saham 3,85 persen ke poisisi 2.970 yang mengangkat market cap menjadi Rp445 triliun.

Investor asing juga mencatat pembelian bersih pada TLKM mencapai Rp76,3 miliar, BRIS sebesar Rp29,1 miliar dan BUVA senilai Rp21,4 miliar. Dominasi pembelian pada BBCA, BMRI dan BBRI menjadi salah satu faktor utama yang mengangkat IDXFINANCE, mengingat ketiga emiten tersebut memiliki bobot market cap sangat besar dalam indeks sektoral maupun IHSG.

Berbanding terbalik dengan sektor keuangan, IDXBASIC menjadi sektor dengan pelemahan terdalam pada perdagangan Jumat pekan lalu, setelah menurun 0,5 persen. Koreksi sektor barang baku dipimpin penurunan saham NICE sebesar 8,8 persen dan IFSH sebesar 8,1 persen, setelah pada perdagangan sehari sebelumnya sektor ini menjadi pemimpin penguatan di antara indeks sektoral.

Pada sisi lain, aksi jual bersih investor asing terbesar terjadi pada saham ASII yang mencatat net foreign sell mencapai Rp162,5 miliar, lalau diikuti MKPI sebesar Rp75 miliar, DEWA sebesar Rp41 miliar, AMMN Rp34,4 miliar, BRMS senilai Rp30,9 miliar dan PTRO senilai Rp25,9 miliar.

Data perdagangan saham di BEI menunjukkan nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp16,3 triliun. Dari jumlah ini, transaksi di pasar reguler mencapai Rp13,1 triliun, sedangkan di pasar negosiasi sebesar Rp3,2 triliun dan pasar tunai senilai Rp10,3 miliar.

Secara keseluruhan, investor asing membukukan nilai pembelian saham sebesar Rp7,4 triliun, sedangkan nilai penjualan mencapai Rp6,8 triliun. Dengan demikian, net foreign buy di pasar reguler Rp638,5 miliar, namun dalam lima Hari Bursa terakhir masih tercatat net foreign sell Rp1,46 triliun dan sebulan terakhir net sell asing mencapai Rp12,13 triliun. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top